BBSPJI Tekstil Standardisasi & Layanan Jasa Industri Tekstil

Sejarah BBSPJI Tekstil

Berdiri sejak 1921 sebagai Textiel Inrichting Bandoeng, lembaga ini telah melalui berbagai era, nama, dan kepemimpinan — dari pusat kerajinan dan penelitian tekstil di masa kolonial hingga menjadi Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri (BBSPJI) Tekstil.

1921

Awal Berdiri

Berdiri di Bandung sebagai Textiel Inrichting Bandoeng.

2022

BBSPJI Tekstil

Bertransformasi menjadi BBSPJI Tekstil.

23+

Tonggak Sejarah

Lebih dari 23 tonggak perjalanan penting.

Kepala TIB – BBSPJI Tekstil

Klik salah satu baris untuk melihat foto dan riwayat singkat pimpinan.

PeriodeNamaJabatan
1922–1934DalenoordKepala TIB
1934–1937JansenKepala TIB
1937–1942J. EshuisKepala TIB
1942–1945NiwaKepala
1945–1946R. SumitroKepala
1946–1950J. Eshuis & AburismanKepala
1950–1953AburismanKepala
1953–1954E. RoyatKepala
1954–1961Ir. H. R. SafioenKepala
1961–1965Ir. Soegito MoeljowiyadiDirektur
1966–1981Mayjen KPH H. SoerjosoejarsoKepala
1981–1986Wibowo Moerdoko, S.TeksKepala
1986–1989Soemarno, M.ScKepala
1989–1996Wagimun, S.TeksKepala
2002–2004Ir. Triwi HusodoKepala
2004–2009Okay RukaesihKepala
2010–2014Ir. Suseno Utomo, M.ScKepala
2014–2017Ir. Sony SulaksonoKepala
2020–2024Wibowo Dwi HartotoKepala
2024–2025CahyadiKepala

Perjalanan Kami — Jejak Sejarah

Klik salah satu tahun untuk melihat detailnya.

1921

Cikal Bakal — TIB

Jawatan Kerajinan dibentuk; gedung Textiel Inrichting Bandoeng mulai dibangun.

1922

TIB Beroperasi

TIB beroperasi dipimpin Gerrit Dalenoord; dibuka Textiel Cursus.

1926

Inovasi ATBM

Inovasi Alat Tenun Bukan Mesin sistem injak (TIB Getouw) diperkenalkan.

1929

Batik Proefstation

Batik Proefstation didirikan di Yogyakarta sebagai pusat penelitian batik.

1934

Konsolidasi Lembaga

Lembaga ekonomi dikonsolidasikan di bawah Departement van Economische Zaken.

1945

Pendudukan & Kemerdekaan

Masa Jepang: Orimono Sikenzyo. Pasca-kemerdekaan dipimpin R. Soemitro.

1947

Diaktifkan Kembali

Diaktifkan kembali sebagai Textiel Inrichting en Batik Proefstation.

1950

Penerangan Pertenunan

Menjadi Balai Penerangan Pertenunan dan Pembatikan di bawah Aburisman.

1953

Balai Penyelidikan Tekstil

Menjadi Balai Penyelidikan Tekstil; pengembangan Rayon Pilot Plant dimulai.

1954

Kursus Tekstil Tinggi

Ir. H. R. Safioen memimpin; berdiri Kursus Tekstil Tinggi (KTT).

1961

Balai Penelitian Tekstil

Menjadi Balai Penelitian Tekstil di bawah PNPR Nupiksa Yasa.

1966

Pilot Plant Pemintalan

Pembangunan Cotton Spinning Pilot Plant selesai.

1968

Modernisasi & ITT

Modernisasi mesin TPT; gedung kuliah Institut Teknologi Tekstil diresmikan.

1969

Duplikat Bendera Pusaka

Membuat duplikat Bendera Pusaka untuk Presiden Soeharto.

1972

Prangko 50 Tahun ITT

PT Pos Indonesia meluncurkan seri prangko peringatan 50 tahun ITT.

1978

Pemekaran ITT

ITT dipecah menjadi dua institusi: BBPPIT dan STTT.

1994

Akreditasi NATA

Laboratorium terakreditasi NATA (Australia).

2002

Balai Besar Tekstil

Menjadi Balai Besar Tekstil; divisi Jasa Teknis dibentuk.

2005

Nanoteknologi & Serat Alam

Penelitian nanoteknologi dan serat alam dimulai.

2010

Pusat Inovasi PDDC

Gedung PDDC diresmikan sebagai pusat inovasi.

2014

Green & Functional Textile

Green Textile & Functional Textile jadi kompetensi inti.

2020

Industri 4.0 & WBK

Era Industri 4.0; meraih predikat WBK.

2022

BBSPJI Tekstil & ISSC

Menjadi BBSPJI Tekstil; transformasi menuju model ISSC.